Kajari Kabupaten Gorontalo Lewat Momentum Hari Sumpah Pemuda Gemakan Jaksa Masuk Sekolah

Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda Tahun 2019, Kejaksan Negeri Kabupaten Gorontalo kembali menggemakan program Jaksa Masuk Sekolah, Senin ( 28/10). Lewat kesempatan itu, jajaran Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo, melalui para Jaksa dan TU menjadi pembina upacara secara serentak di Sekolah Menengah Pertama (SMP), seluruh wilayah Kabupaten Gorontalo berlangsung di sebelas titik sekolah. Sebagai pembina upacara tersebut, para Jaksa dan TU membacakan Amanat Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo, Dr. Supriyanto,.SH,.MH, secara serentak di masing-masing sekolah. Adapun poin-poin penting amanat yang di sampaikan, Jaksa dan TU yakni pembentukan Karakter Anak, integritas, kejujuran, disiplin, tanggung jawab, sopan santun, etika, moral, adab dan budi pekerti. Dalam arahanya, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo, Dr. Supriyanto, SH.MH lebih fokus pada pencegahan maraknya kenakalan remaja usia anak sekolah. "Menghindarkan kenakalan remaja/siswa, misalnya, membolos, menyontek, tidak jujur/berbohong, tawuran antar pelajar, miras dan obat obatan terlarang lainya, ngelem, merokok, pacaran, pornografi, berani fengan guru, dan lain-lain,"jelas Kajari. Lebih lanjut, Supriyanto menekankan pada seluruh Siswa/Siswi untuk menghindari perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum. "Menjauhkan diri dari perbuatan melanggar hukum, seperti mencuri, berkelahi, cabul, dan sebagainya serta harus memanfaatkan teknologi gadget secara positif ,"Sambungnya. Kajari Supriyanto berharap, jika ada para siswa/siswi yang ingin bercita-cita menjadi Jaksa harus mempersiapkan diri dari sekarang. "Menggalakkan kantin kejujuran, dan bagi para siswa yang ingin tertarik untuk menjadi seorang Jaksa dan hal tersebut harus dipersiapkan mulai sekarang,"tegas Supriyanto.