Kejari Kab. Gorontalo Dorong Kec. Telaga Biru Menuju Zona Nyaman Zero Pelanggaran

Setelah 1 bulan yang lalu, tepatnya tanggal 17 Desember 2019 pada acara puncak peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia Tahun 2019 diluncurkan program kecamatan binaan menuju Zona Nyaman Zero Pelanggaran, yaitu Kecamatan Telaga Biru sebagai binaan Kejari Kabupaten Gorontalo, maka pada hari ini, Selasa (21/01), Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Gorontalo Dr. Supriyanto melakukan sosialisasi terkait konsep program kecamatan binaan menuju Zona Nyaman Zero Pelanggaran Kecamatan Telaga Biru. Kegiatan ini dihadiri oleh Inspektur Kabupaten Gorotalo, Camat Telaga Biru, Danramil Telaga, Kapolsek Telaga Biru, para Kepala Desa se Kec Telaga Biru, para BPD se kecamatan Telaga Biru, para Kepala Sekolah se kecamatan Telaga Biru, Kepala Puskesmas Telaga Biru, Kepala KUA Telaga Biru dan para tokoh agama maupun tokoh masyarakat. Dalam kesempatan tersebut Kajari menyampaikan konsep kecamatan Binaan menuju Zona Nyama Zero Pelanggaran. Dimana, Kajari memiliki konsep “mengkampanyekan kebaikan” dalam penegakan hukum, dan salah satu caranya melalui kecamatan binaan sehingga zona yang ada di kecamatan binaan tersebut, untuk diupayakan dapat menuju zona nyaman zero pelanggaran bekerjasama dengan berbagai pihak dan jika sudah terwujud maka akan dikampanyekan/diviralkan sehingga kecamatan yang lain akan bisa mengikuti dan mencontoh kecamatan binaan tersebut. “Zona nyaman zero pelanggaran tersebut meliputi berbagai aspek, misalnya : ekonomi, hukum, pendidikan, sosial, masyarakat, keamanan, ketertiban, kesehatan, dll serta menyangkut semua elemen yang ada di kecamatan tersebut, termasuk kecamatan, polsek, koramil, puskesmas, desa, dll,” urai Dr. Supriyanto. Ia mengatakan, pendekatan penegakan yang digunakan adalah pendekatan pencegahan paralel dengan penindakan yang saling sinergis dan komplementer. “Jika ada persoalan hukum di masyarakat akan bisa diselesaikan secara baik dengan melibatkan pihak terkait dan akan dibentuk pos pembinaan hukum terpadu di kecamatan telaga biru,” tuturnya. Hal ini, lanjut Kajari, merupakan salah satu pelayanan Kejari Kabupaten Gorontalo untuk membantu masyarakat menciptakan situasi yang aman, nyaman, damai, tentram dan sejahtera dan mendorong predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang telah dianugerahkan Menteri PAN RB kepada Kejari Kab Gorontalo dan sekarang akan mewujudkan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).